√ 25+ Alat Musik Dari Bambu di Seluruh Indonesia Beserta Gambarnya!

Alat musik dari bambu banyak ditemukan di Indonesia dengan jenis dan bentuk yang beraneka ragam. Berikut ini merupakan 25 alat musik bambu yang perlu anda ketahui.

Alat musik dari bambu adalah salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke bermacam-macam kebudayaan dan keragaman yang memiliki nilai estetika. Orang Indonesia selalu bisa memanfaatkan sumber daya alam di sekelilingnya misalnya memanfaatkan tanaman bambu menjadi alat musik.

Daftar 25 Nama Alat Musik Dari Bambu di Indonesia

Alat musik bambu banyak ditemukan di daerah Jawa Barat. Tapi banyak juga daerah Indonesia lain yang memanfaatkan bambu menjadi alat musik. Selanjutnya, jenis-jenis alat musik yang terbuat dari bambu akan diulas pada artikel di bawah ini.

1. Calung

Alat musik dari bambu di indonesia

Calung adalah alat musik tradisional Jawa Barat yang secara keseluruhan terbuat dari bambu hitam. Bambu utuh dipotong sampai mencapai ukuran tertentu hingga bisa menghasilkan suara yang merdu.

2. Suling Sunda

Alat musik dari bambu bermain suling

Alat musik dari bambu ini banyak ditemui hingga pada saat ini. Suling sunda memiliki bervariasi ukurannya. Biasanya instrumen musik yang berasal daridaerah Sunda ini sering digunakan untuk orkestra musik dangdut pada panggung-panggung pesta pernikahan di Indonesia.

3. Calempung

Alat musik dari bambu yang ada di indonesia

Alat musik ini terbuat dari bambu yang dilengkapi dengan senar yang terbuat dari sembilu bambu. Calempung dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tarengteng atau alat pemukul khusus. Untuk memainkannya dengan baik, perlu ada orang yang mengatur irama. Calempung adalah alat musik tradisional yang berasal dari tanah Sunda.

4. Arumba

Alat musik dari bambu langka

Arumba adalah alat musik dari bambu dan berasal dari Jawa Barat. Terdiri dari gabungan beberapa alat musik. Didalamnya terdapat berbagai perpaduan alat musik tradisional lain seperti calung, suling, dan angklung. Arumba biasa digunakan sebagai alat musik orkestra pada acara pesta.

5. Genggong

alat musik bambu dari subang

Genggong adalah alat musik asli Subang yang terbuat dari bambu putih. Pada saat ini masih banyak orang Sunda menggunakan genggong untuk mengiringi acara-acara penting seperti penyambutan tamu, hiburan rakyat, dan penyambutan hari bersejarah.

6. Foy Doa

Dilihat dari namanya, foy doa berarti suling berganda. Alat musik dari bambu ini berasal dari Provinsi NTT dan terbuat dari bambu keil bergandeng dua. Foy doa sering digunakan oleh pemuda dan pemudi setempat sebagai musik pengiring tarian tradisional.

7. Tobo

Alat musik ini diciptakan untuk mengiringi foy doa karena mengeluarkan suara bass yang bisa menjadi pelengkap musik. Bentuknya menyerupai calung namun pada bagian atas nya di beri lubang yang berfungsi sebagai resonansi suara. Tobo berasal dari daerah Ngada, NTT.

8. Rebab

Rebab adalah alat musik yang cara memainkannya dengan digesek seperti biola. Alat musik ini terbuat dari bambu dan kayu yang dipasang tiga buah senar. Rebab biasanya digunakan sebagai pengiring pertunjukan wayang dan pantun di daerah Jawa Barat.

9. Tutuba

Alat musik dari bambu yang satu ini berasal dari suku To Wana, Sulawesi. Sama halnya dengan tatali, tutuba jga terbuat dari bambu dan memiliki dawai. Cara memainkannya yaitu dengan dipetik lembut oleh jari tangan atau menggunakan tempurung kura-kura.

10. Tifa

Tifa adalah alat musik yang berasal dari daerah Papua. Bambu dbentuk memanjang dan ditambahkan beberapa material kayu, kemudian pada bagian atasnya ditutup menggunakan kulit sapi atau kambing. Cara memainkannya dengan cara dipukul dan suaranya lebih nyaring dari gendang.

11. Angklung

Alat musik dari bambu di indonesia terkenal

Alat musik dari bambu ini masih sangat eksis hingga saat ini dan menjadi salah satu alat musik asli yang berasal dari Jawa Barat. Angklung merupakan alat musik dari bambu yang murni tanpa ada tambahan material lain seperti kayu dan sebagainya. Saat ini, angklung menjad warisan budaya Indonesia yang menjadi aset nasional.

12. Saluang

bermain alat musik bambu saluang

Saluang berasal dari daerah Indonesia bagian Sumatera Barat, tepatnya Minangkabau. Bentuk dan cara memainkannya sama dengan seruling. Yang membedakan yaitu ukurannya yang lebih besar, yakni memiliki panjang 40 cm dan berdiameter 4 cm. Biasanya saluang digunakan pada saat upacara adat dalam resepsi pernikahan.

13. Pa’pompang

Alat musik dari bambu pa pompang

Alat musik ini berasal dari daerah Toraja. Terbuat dari bambu dan memainkannya dengan cara ditiup. Pa’pompang digunakan untuk mengiringi pesta dan biasanya dikolaborasikan dengan alat musik modern seperti saksofon, pianika, dan sebagainya.

14. Taktok Trieng

Alat musik dari bambu berasal aceh

Alat musik dari bambu yang satu ini merupakan alat musik yang berasal dari Aceh. Bambu dibentuk menyerupai mangkok kemudian diatasnya ditutup dengan kulit sapi atau lembu. Cara memainkannya dengan memukul pada bagian kulit dan suaranya menyerupai gendang.

15. Bansi

Bansi adalah alat musik semacam seruling yang memiliki 7 lubang. Dengan demikian, alat musik ini bisa mengeluarkan resonansi suara yang bervariasi, sehingga bisa digunakan untuk mengiringi lagu modern maupun lagu tradisional. Bansi adalah alat musik yang berasal dari Minangkabau.

16. Gamolan

bermain gamolan alat musik dari indonesia

Gamolan berasal dari Lampung yang bentuk dan cara memainkannya sama seperi saron pada gamelan. Namun bedanya material dasar gamolan adalah bambu, dari mulai badan hingga bilah-bilah nadanya. Alat musik ini memiliki 8 bilah bambu yang mewakili nada dasar do-re-mi-fa-so-la-si-do.

17. Rindik

alat musik bambu tradisional berasal dari Bali

Rindik adalah alat musik tradisional berasal dari Bali yang biasa digunakan untuk mengiringi tari pergaulan atau dikenal dengan Joged Bumbung pada upacara-upacara kebudayaan. Alat musik dari bambu ini di susun berdasarkan tangga nada gamelan tradisional.

18. Tatali

Alat musik dari bambu ini berasal dari Sulawesi Utara milik suku To Wana. Memiliki panjang sekitar 60 cm dengan diameter 2 cm, dilengkapi dengan 3 lubang resonansi tempat keluar masuknya udara. Cara menggunakannya yaitu dengan di tiup sperti suling.

19. Sasando

alat musik terbuat dari bambu

Kepulauan NTT tidak hanya kaya akan keanekaragaman pesona lautnya, tapi juga kaya akan budaya. Salah satu wujudnya yaitu ada alat musik bambu bernama Sasando. Alat musik ini dibuat dari bambu dan daun lontar yan dilengkungkan. Suara dihasilkan dari petikan-petikan dawai yang keluar melalui lubang resonansi.

20. Gong Sebul

Gong Sebul adalah alat musik asal Yogyakarta yang saat ini sudah jarang ditemui. Meskipun namanya gong, tapi bentuknya tidak bulat dan cara memainkannya buka dipukul. Melainkan berbentuk panjang seperti bambu utuh dan cara memainkannya dengan ditiup. Alat musik ini bisa menjadi salah satu instrumen dalam tradisi Krumpyung.

21. Serune Kalee

Selain taktok trieng, Aceh juga memiliki alat musik dari bambu yang lain yaitu serune kalee atau dikenal dengan nama serunai. Bentuknya mebyerupai terompet namun ukurannya lebih kecil. Alat musik ini sering digunakan dalam acara-acara adat termasuk acara penyambutan tamu kehormatan.

22. Karinding

alat musik berasal dari bambu unik

Alat musik ini berasal dari daerah Sunda yang pada awalnya digunakan oleh nenek moyang untuk mengusir hama di sawah. Selain itu, karinding juga digunakan oleh para lelaki di tanah Sunda untuk memikat hati para perempuan. Saat ini karinding masih ada sebagai warisan budaya.

23. Butak

Butak artinya yaitu bambu jitak. Alat musik dari bambu ini merupakan jenis alat musik yang baru ditemukan di daerah Subang Jawa Barat pada tahun 2008. Selain bambu, butak dilengkapi dengan senar dan rotan yang nantinya bisa meghasilkan suara. Cara bermainnya dengan dipukul menggunakan alat tertentu.

24. Basek

Basek adalah kependekan dari bambu gesek yang diciptakan oleh seniman asal Depok. Bambu yang digunakan yaitu jenis bambu wulung. Cara memainkannya dengan cara di gesek seperti rebab dan mengeluarkan suara menyerupai biola.

25. Prere

Alat bunyi-bunyian yang satu ini berasal dari Manggarai dan memiliki ukuran yang kecil seperti pensil. Tapi walaupun kecil, suara yang dikeluarkan tidak kalah dengan alat musik dari bambu yang lainnya. Cara bermainnya yaitu dengan di tiup seperti seruling.

Sebenarnya masih banyak alat musik tradisional Indonesia selain alat musik dari bambu yang telah diulas tadi. Saat ini, alat musik tradisional masih digunakan oleh masyarakat di Indonesia maupun mancanegara. Satu hal yang harus dijaga yaitu tetap melestarikan budaya agar semua kearifan lokal yang ada tidak tergerus oleh jaman yang semakin modern.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.